Hidup dan Mati..

Dalam pelajaran bahasa Indonesia, ada kata-kata yang mempunyai arti berlawanan. Seperti naik antonimnya adalah turun, maju mempunyai antonim mundur, sehat berlawanan kata dengan sakit dan sebagainya. Begitu juga dengan hidup yang mempunyai lawan kata yaitu mati.

Hidup identik dengan bahagia. Jika tanaman hidup, maka orang yang menanam juga pasti ikut senang sebab dia berhasil menanam tumbuhan tersebut, dan tentunya menambah hijau dan indah di tempat tanaman tersebut tumbuh. Begitu juga dengan kelahiran seorang bayi. Pasti dengan hidupnya seorang bayi, akan memberikan kebahagiaan tiada tara bagi orang tuanya dan keluarganya. Apalagi jika bayi itu sehat dan lucu.

Lain halnya dengan kematian. Kematian selalu identik dengan kesedihan, kehilangan, muram dan sepi. Ketika menanam tumbuhan, orang itu pasti berharap supaya tanaman itu hidup. Tapi jika tanaman itu mati, maka pasti orang itu akan sedih, marah, akan menanam lagi atau malah akan menyerah dan tidak akan mencoba menanam lagi. Jika terjadi keguguran atau bayinya meninggal saat baru lahir, maka suasana muram, sedih dan kehilangan akan memenuhi seluruh keluarga.

Semua orang yang hidup, pada akhirnya nanti akan mati. Hidup itu hanya sekali dan mati tentu saja hanya sekali. Hidup dan mati tidak ada seorang pun di dunia ini yang mengetahui kapan terjadinya. Hanya Allah SWT yang berkehendak atas segalanya.

Semua orang pasti menginginkan panjang umur dan hidup yang lama. Semua dilakukan untuk mendapatkan hidup yang sehat dan awet muda. Ada yang rajin minum jamu, berolahraga, yoga, senam, perawatan dan sebagainya. Semua itu dilakukan supaya hidup sehat dan tidak sakit. Sebab jika sakit akan menyebabkan kematian.

Mati. Sebuah kata yang paling tidak disukai oleh orang. Menakutkan. Sebab setelah mati nanti, kita tidak tahu apa yang aka terjadi pada diri kita. Apakah langsung ke surga atau malah ke neraka atau disiksa dalam kubur ataukah gentayangan seperti cerita-cerita di film hantu.. Wallahualam.

Sakit. Kata ini sekarang memenuhi kepalaku setiap saat, detik,  menit, jam, hari hingga kepalaku serasa berat dan penuh. Sakit oleh penyakit yang telah membawa banyak orang pada kematiannya. Termasuk Ibu kandungku. Penyakit yang menakutkan setiap orang, menyerang siapa saja, tak peduli usia berapa, kaya atau miskin. Yang jelas, untuk pemeriksaan dan pengobatannya memerlukan biaya yang tidak sedikit .

Apa yang harus kulakukan sekarang? Entah, harus kumulai darimana. Langsung periksa ke dokter? Bagaimana jika harus operasi? Pasti akan berbuntut panjang, masalah biaya, waktu, tempat dan sebagainya. Bagaimana setelah operasi? Apakah pasti sembuh? Atau perlu operasi-operasi lainnya? Bagaimana jika operasinya gagal? Apakah aku akan mati di meja operasi?

Ataukah aku diam saja? Membiarkan penyakit ini menggerogotiku dan aku hanya menikmati saat-saat terakhirku di dunia ini. Sebab, cepat atau lambat aku juga pasti akan mati.

Aku hidup di dunia ini hanya sekali. Bagaimana aku mengisi hidupku yang hanya sebentar ini? Hidup yang penuh dengan perjuangan dan semangat tinggi atau hanya pasrah dengan keadaan semata. Apa yang kuinginkan, langkah apa yang akan kuambil, aku belum tau dan aku belum menentukan sikap.

~ oleh r4tn4nop pada 9 Juni 2010.

5 Tanggapan to “Hidup dan Mati..”

  1. artikelnya bagus, kunjungan balik k http://rizqialextoramadhan.wordpress.com

  2. Tuhan membiarkan kita berjuang di dunia… dunia hanya tempat sementara, walaupun sementara tapi sangat berpengaruh pada kehidupan selanjutnya yang kekal..
    Tidak ada keadilan di dunia, keadilan Tuhan terjadi di akherat nanti..
    Dunia adalah tempat manusia menghadapi masalah, penderitaan..
    orang kaya/hidup senang/punya banyak kelebihan akan dilebihkan amal kejahatannya melalui harta2/kelebihan2nya kalau mereka punya amal kejahatan walau sekecil apapun..
    orang miskin/cacat/yatim akan diberikan pahala besar atas kemampuan dia memikul penderitaan2 tersebut…

    byee… mau melihat2 blog lain..

  3. Terima kasih..

  4. Setidaknya harus berusaha sembuh mbak…kami selalu ada kok🙂 . Semangat mbak…we love you…

  5. Dian…Makasi… Kok bisa nemu blog ini..?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: