Aku mati esok hari..

Kita hidup di dunia ini hanyalah sementara. Suatu saat nanti, entah kapan, akan tiba waktunya bagi kita untuk kembali ke pangkuan Sang Maha Pencipta. Di dunia ini, sebenarnya tugas kita hanya menyembah dan beribadah kepadaNya. Kewajiban utama, sholat 5 waktu, hanya 5 kali sehari, cukup 5 menit untuk menyempatkan diri mengingatNya dari 24 jam x 60 menit yang kita miliki setiap harinya.

Sholat shubuh, disaat mata masih terlelap, diharuskan oleh Allah untuk mengingatNya sebagai batas antara dunia mimpi dan nyata. Di siang hari, saat waktunya bekerja, diharuskan sholat Dhuhur agar kita tidak terlena untuk mengejar kepentingan duniawi saja. Kemudian diingatkan lagi untuk Sholat Ashar yang berarti waktunya berhenti bekerja dan pulang ke rumah bertemu dengan keluarga. Sebagai pertanda bergantinya pergantian siang menjadi malam, kita diharuskan sholat Maghrib. Dan terakhir, sholat Isya di malam hari.

Apakah suara adzan hanya menjadi alarm saja sebagai tanda pergantian aktivitas kita? Tanpa kita menyisihkan waktu sebentar untuk menghadapNya.. Semua itu adalah pilihan masing-masing pribadi muslim. Apakah kita, sebagai umat muslim ingin menegakkan agama ataukah hanya sebagai pelengkap tulisan di kartu identitas.

Percayakah anda dengan hari kiamat? Hari dimana semua umat manusia dan dunia ini binasa. Ya, saya percaya. Saya yakin, suatu saat nanti saya pasti mati. Saya tidak takut akan mati, tapi yang saya takutkan adalah tanggung jawab atas apa yang telah saya lakukan di dunia ini. Apakah timbangan amal baik saya lebih berat? Sampai sekarang, saya belum yakin.

Beribadahlah selagi ada waktu, sebelum kematian datang menjemput. Beribadahlah seakan-akan kita akan mati esok hari, sehingga tidak ada waktu lagi untuk beribadah dan kita tidak akan menunda-nunda ibadah. Tidak perlu pergi ke masjid menunggu hari tua, sebab kita tak tahu apakah usia kita bisa sampai tua atau tidak.

Tanamkan di pikiran, bahwa besok aku akan mati. Karena hanya tertinggal usia satu hari ini saja, maka kejarlah ibadah sebanyak mungkin yang bisa kita lakukan dalam sehari ini. Jangan menunda-nunda lagi, sebab waktu itu terus berjalan.

~ oleh r4tn4nop pada 29 Agustus 2010.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: